perpustakaan salah satu tempat potensial dijadikan markas saat masa gap year

Perpustakaan Daerah, Tempat Potensial untuk Markas Segenap Rakyat Gap Year

Jangan patah semangat buat rakyat Gap Year. Jadi selalu istiqomah dalam berusaha dan berdoa ya.

Hai Sobat Bias, memutuskan untuk mengambil gap year bukanlah perkara yang mudah. Ujian dan tantangan datang silih berganti. Walaupun begitu, kita tak boleh menyerah begitu saja. Tolong, ingatlah tujuan awal sebelum memilih dan memutuskan untuk menjadi gap year. Kita tak bisa membuat orang berhenti memberikan stigma negatif kepada para gap year. Hal yang bisa kita lakukan adalah dengan meningkatkan kualitas diri dengan berbagai upaya, seperti mencari ilmu dengan datang ke perpustakaan di daerah kalian masing-masing.

Hah, nggak salah tuh ke perpustakaan? Nggak sama sekali! Nggak cuma buat baca-baca buku dengan berbagai subjek ilmu, di perpustakaan daerah kita bisa terus up to date dengan membaca koran harian dan majalah edisi terbaru. Nikmat banget kan, Sob? Jangan khawatir, semua itu bisa kita dapatkan secara gratis. Kita hanya perlu membuat kartu perpustakaan. Syarat untuk membuat kartu perpustakaan pun nggak ribet. Siapkan saja kartu tanda penduduk, mengisi formulir, dan foto diri.

Perpustakaan adalah tempat untuk memenuhi dahaga ilmu pengetahuan.” – Gus Dur

Banyak banget tipe-tipe orang yang datang ke perpustakaan lho, Sob. Ada yang pergi ke perpustakaan untuk membaca buku, ada pula yang meminjam buku, atau keduanya. Ada yang nongkrong di perpustakaan untuk numpang wifi-an. Selain itu, tak sedikit yang pergi ke perpustakaan untuk mengerjakan tugas sekolah maupun kuliah. Wah, rajin banget ya, Sob? Eits, tidak hanya itu, ada yang ke perpustakaan buat bengong dan mencari inspirasi. Sampai yang paling ekstrem, pergi ke perpustakaan untuk kencan dengan gebetan. Sering terjadi. Kalian termasuk tipe yang mana, nih?Pengunjung perpustakaan memang beragam, mulai dari anak balita yang mulai dibiasakan oleh orang tuanya, anak sekolah dasar, sekolah menengah, mahasiswa, dosen, sampai orang-orang yang hendak mencari hiburan. Siapapun boleh datang ke perpustakaan asal tetap menjaga kenyamanan bersama. Perpustakaan bisa menjadi ruang aman dan markas untuk segenap rakyat gap year. Kurang nikmat apa lagi? Baca dan pinjam buku gratis, wifi gratis, up to date dengan membaca berita dan tren, bisa ngadem, dan jadi tempat yang enak untuk belajar sebelum masuk dunia perkuliahan. Nggak percaya? Silakan datang dan buktikan sendiri, Sob! (Lena Sutanti, Belajar tentang manusia dan budayanya di Kota Lumpia)

Baca juga : Gap Year dan Stigma Negatif yang Melekat

Comments are closed.