Pimpinan BIAS

CEO BIAS Education

Setiap anak mempunyai kesempatan yang sama dalam belajar, tidak ada anak yang bodoh tapi anak harus diajarkan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki dan tidak bisa siswa dipaksakan sesuai kehendak pengajar. Belajar tidak hanya untuk orang yang punya uang, tetapi semua orang berhak untuk menimba ilmu sehingga BIAS EDUCATION mempunyai komitmen siapa pun berhak belajar di BIAS baik yang kaya maupun yang miskin baik anaknya pejabat atau petani semua mempunyai hak yang sama. Pembelajaran di BIAS tidak hanya untuk persiapan masuk kuliah saja, tetapi mempunyai tujuan yang lebih dari itu, yaitu persiapan menghadapi dunia kampus dan dunia kerja, bahkan dalam kehidupan bermasyarakat. Syarat belajar di BIAS atau di tempat manapun minimal ada dua, yaitu siswa harus menyukai pelajarannya dan wajib menghormati guru yang mengajar. Semangat, disipilin dan kemauan yang keras adalah modal utama untuk belajar di BIAS, tidak harus pintar atau berprestasi.

BIAS sebagai lembaga pendidikan yang holistik (menyeluruh) tidak hanya menyelenggarakan aktivitas pembelajaran dalam bentuk program akademik Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) formal saja sebagaimana terdapat pada bimbel konvensional, melainkan BIAS juga mengintegrasikannya dengan program-program non-akademik dengan penekanan pada pembangunan karakter insan unggul. Semua program non-akademik yang diterapkan di BIAS telah memiliki kurikulum, silabus, dan sistematika tersendiri yang mencakup unsur 4P (Penyadaran, Pengembangan, Pemberdayaan, dan Pengawasan) yang merupakan formula lengkap untuk mengkonstruksi sumber daya manusia yang unggul.

Dalam pelaksanaannya, setiap pembelajar di BIAS akan menerima beberapa sesi program penyadaran yang bertujuan untuk menjadikan mereka menjadi pribadi yang punya motivasi mandiri dan siap dibina, yang disampaikan dalam bentuk talkshow, mentoring, dan kajian keagamaan. Selanjutnya BIAS mengidentifkasi kepribadian, minat, dan potensi setiap peserta didik, untuk kemudian diarahkan secara lebih intensif melalui program pengembangan diri dan sosial dalam bentuk ekstrakurikuler ristek/literasi, pembinaan leadership, serta aktivitas outdoor/gathering.

Dalam pelaksanaannya, setiap pembelajar di BIAS akan menerima beberapa sesi program penyadaran yang bertujuan untuk menjadikan mereka menjadi pribadi yang punya motivasi mandiri dan siap dibina, yang disampaikan dalam bentuk talkshow, mentoring, dan kajian keagamaan. Selanjutnya BIAS mengidentifkasi kepribadian, minat, dan potensi setiap peserta didik, untuk kemudian diarahkan secara lebih intensif melalui program pengembangan diri dan sosial dalam bentuk ekstrakurikuler ristek/literasi, pembinaan leadership, serta aktivitas outdoor/gathering.

Mochammad Mirza
CEO