We Find Ways

We Find Ways

Yang membuat BIAS berbeda dengan bimbel konvensional pada umumnya, adalah pada pola pendekatan terhadap peserta didik, di mana untuk mencapai tujuan pembelajaran yang holistik (menyeluruh) BIAS mengkombinasikan 4 teknik pendekatan di halaman sebelumnya. Empat pendekatan tersebut diimplementasikan di BIAS secara seimbang untuk menyelesaikan segala bentuk problem belajar peserta didik yang beragam, di mana akar masalah bisa dari lingkungannya, keluarganya, pergaulannya, atau dirinya sendiri.
Oleh karena itu, akar masalah harus dituntaskan terlebih dahulu sebagai kunci untuk mengobati problem belajar setiap peserta didik di BIAS. Maka, BIAS selalu berusaha memastikan bahwa setiap peserta didik telah berada dalam keadaan ter-nyaman-nya untuk belajar, dengan cara memantau bagaimana kondisi mentalnya, bagaimana kualitas motivasinya, bagaimana kecenderungan perilakunya, dst di mana hal ini hanya bisa dilakukan dengan 4 (empat) pola pendekatan yang kombinatif : teaching, coaching, counseling, dan mentoring.

Melalui pola demikian, segala hambatan motivasi, masalah pribadi/sosial, dan segala tantangan belajar lainnya akan segera teratasi lebih dini. Maka peserta didik pun semakin matang mentalnya, kian bijaksana paradigma-nya, dan selalu positif mindset-nya. Proses pendewasaan seperti ini akan menghasilkan karakter pribadi yang tidak akan mudah goyah-lemah karena masalah, tidak akan menyerah terhadap tantangan, dan tidak akan terhentikan oleh hambatan. Munculnya generasi ideal yang demikian ini tentu akan menjadi harapan bagi bangsa ini. Dan inilah sesungguhnya role model civitas BIAS yang kami idamkan, yakni pribadi yang selalu meradiasikan energi positif yang tertanam dalam dirinya kredo:

    • Apapun hambatannya, kita akan mampu menemukan jalan keluar-nya (We Find Ways)
    • Apapun masalahnya, kita bisa menentukan solusi-nya (We Find Solutions)
    • Apapun tantangannya, kita dapat merumuskan strategi-nya (We Find Strategies)